Followers

About Me

Total Tayangan Halaman

Kamis, 01 November 2012

Cerita Singkat Guilty Crown

Guilty Crown berlatar di masa depan, sepuluh tahun sesudah sebuah bencana mengerikan yang disebut Lost Christmas memporak-porandakan Jepang. Akibat bencana yang sekilas nampak sebagai pandemik virus ini, pemerintah Jepang dibekukan karena dinilai gagal mengatasi situasi. Lalu pemerintahan diambil alih oleh pemerintahan buatan dari Persekutuan Bangsa-Bangsa, dalam bentuk sesuatu yang disebut GHQ (Great Headquarters—mirip dengan situasi pendudukan Jepang seusai berakhirnya Perang Dunia II).
Virus bersangkutan, Apocalypse Virus, tidak jelas media penularannya. Tapi saat seorang terinfeksi, pada tubuh mereka akan terbentuk lapisan permukaan kristal, dan secara perlahan mental mereka akan terkikis sampai mereka nyaris gila. Belum ada obat yang ditemukan untuk menyembuhkan virus ini, meski belakangan ditemukan ada vaksin yang dapat ‘menekan’ gejala-gejalanya.
Cuma, karena sifat penularan virus yang tak jelas itu, timbul semacam paranoia di kalangan masyarakat, yang berakhir pada terbentuknya pasukan khusus Anti Bodies yang tak akan segan membantai siapapun yang bahkan hanya dicurigai terinfeksi virus ini. Pasukan Anti Bodies ini yang kemudian digunakan oleh GHQ untuk menyingkirkan siapapun yang sedikit saja menentang kekuasaan mereka.
Dalam situasi pendudukan itu, timbul perlawanan dari masyarakat Jepang dalam bentuk kelompok perlawanan bawah tanah, Shougisha (diterjemahkan sebagai Undertakers atau Funeral Parlor). Kelompok ini dipimpin oleh pemuda tampan karismatik Tsutsugami Gai.
Seorang remaja sekolah yang kurang pandai bergaul bernama Ouma Shu terlibat dalam semua konflik ini saat berjumpa dengan Inori, gadis manis/pendiam/misterius yang selama ini hanya dikenalnya sebagai vokalis grup musik Egoist yang Shu gandrungi, yang ternyata juga merupakan salah seorang agen Shougisha. Inori ternyata ditugaskan oleh Gai untuk mencuri sesuatu yang bernama Void Genome dari perusahaan Sephirah Genomics, produsen vaksin untuk Apocalypse Virus.

Satu dan lain hal terjadi. Sampai akhirnya, Void Genome yang semestinya Inori serahkan pada Gai malah pecah wadahnya dan kemudian tertanam dalam tangan kanan Shu. Shu kemudian jadi memiliki kemampuan menakjubkan untuk mengekstrak (secara harfiah) Void dari dalam diri orang lain, yakni senjata-senjata dahsyat yang merupakan manifestasi dari kepribadian dan sifat orang tersebut.
Dari dalam diri Inori, Shu mencabut sebilah pedang besar yang memungkinkannya melayang dan menjadikannya tandingan bagi pasukan mecha Endlave yang GHQ miliki.
Dari sini, segala sesuatunya menjadi rumit.
Tak ada yang tahu bagaimana cara mengeluarkan Void Genome dari tangan Shu. Karenanya, Gai—yang untuk suatu alasan memiliki kemampuan untuk melihat apa bentuk Void yang dimiliki tiap orang—kemudian mendorong Shu untuk bergabung dengan Shougisha.
Sementara Shu sendiri, antara rasa sukanya terhadap Inori dan rasa rendah dirinya sendiri, sebenarnya berada dalam situasi lebih pelik dari bayangannya karena….
(1) masalah pergaulan dengan teman-temannya di sekolah,
(2) ada teman sekolahnya yang manis yang naksir padanya,
(3) ibu Shu, Ouma Haruka, bekerja sebagai peneliti di Sephirah Genomics,
(4) Shu akan gimanapun juga akan menjadi buruan GHQ,
(5) munculnya konflik masa lalu akibat kenyataan bahwa TERNYATA MENDIANG AYAH SHU SENDIRI YANG MENCIPTAKAN VOID GENOME!
Maksudku, perkembangan-situasi-yang-diakibatkan-oleh-kebetulan macam apa iniiiii?
Belum lagi saat seorang pria paruh baya misterius bernama Keido Shuichirou muncul entah dari mana pada pertengahan seri, melakukan kudeta untuk mengambil alih GHQ, dan untuk suatu alasan menciptakan insiden Lost Christmas kedua di Jepang.
Shuichirou diam-diam dibantu oleh sesosok remaja misterius bernama Yu, yang ternyata memiliki Void Genome juga, yang ternyata merupakan perwakilan dari suatu kelompok berkuasa bernama Da’ath, yang ternyata merupakan secret society paling pertama yang pernah ada di muka Bumi semenjak zaman purba dan menjadi pencipta dari berbagai secret society lainnya sepanjang masa.
Lalu terungkap bahwa Shuichirou ternyata tak lain adalah saingan lama dari Ouma Kurosu, mendiang ayah Shu, yang ternyata adalah penemu pertama dari meteorit yang membawa Apocalypse Virus, yang ternyata pertama menginfeksi Ouma Mana, yang tak lain adalah mendiang kakak perempuan Shu, yang ternyata sebelumnya menyelamatkan seorang anak misterius dari laut saat mereka masih kecil, yang ternyata kemudian tumbuh menjadi Gai, yang ternyata adalah teman masa kecil Shu, yang ternyata menjadi saksi awal hubungan incest antara Ouma dan Shu, yang ternyata kenangannya Shu tekan hingga ia sampai lupa, yang ternyata diakibatkan oleh infeksi virus dalam diri Mana yang mengacaukan kepribadiannya dan membuatnya ingin memicu evolusi terkini umat manusia, yang pada akhirnya berhasil digagalkan di saat-saat terakhir berkat Shu dan Gai, sampai kesadaran Mana tercipta kembali dalam diri Inori yang ternyata semacam tiruannya!
Shuichirou ternyata bermaksud melanjutkan keinginan Mana, menjadikan dirinya Eve bagi generasi umat manusia baru, sekalipun Mana sendiri pada awalnya telah memilih Shu sebagai Adam-nya, sehingga Shuichirou membunuh Kurosu atas rasa dengki, karena keturunan Kurosu-lah yang telah dipilih(?) sebagai induk umat manusia baru ini, sekalipun Shuichirou telah bersusah payah untuk menciptakan calon Adam-nya sendiri, yang salah satunya adalah Gai, yang menjadi satu-satunya subjek percobaannya yang lolos darinya, yang kemudian menjadi prajurit anak-anak tangguh, dikenal sebagai pahlawan berkat keterlibatannya dalam perang di Afrika, dan sebagainya.
silakan download animenya disini : http://a-h-kakeru.blogspot.com/2012/05/anime-download-guity-crown.html

0 komentar: